Sintang, Kalbar - Proyek pembangunan jembatan gantung penyeberangan sungai tempunak di Desa Repak Sari, Kecamatan Tempunak Kabupaten Sintang Kalimantan Barat hingga kini masih mangkrak, Jembatan Gantung Tersebut hanya Tampak berdiri tiang penyanggah saja, Kuat Dugaan ada unsur Korupsi pada pembangunan Jembatan gantung tersebut.
Dari informasi yang dihimpun dari masyarakat setempat, pembangunan jembatan gantung tersebut dikerjakan oleh pemerintah Desa Repak Sari dengan menelan biaya kurang lebih 400 juta Rupiah, yang anggarannya bersumber dari Dana Aspirasi anggota DPRD kabupaten Sintang dan juga ada tambahan dari ADD (Alokasi Dana Desa) tahun anggaran 2020.
Menurut informasi warga Repak Sari Jembatan Gantung tersebut di bangun pada tahun 2018 dan seharusnya jembabatan Gantung tersebut seharusnya telah bisa di fungsikan oleh masyarakat dan hingga tahun 2022 belum juga selesai.
Pembangunan jembatan gantung yang menjadi akses utama masyarakat untuk melakukan aktivitas tersebut patut diduga anggaran Dikorupsi ungkap masyarakat yang tidak mau namanya disebutkan, Padahal kami masyarakat berharap sekali adanya jembatan gantung tersebut bisa terselesaikan sebagai jalur penghubung dan mempermudah kelancaran aktivitas dan perekonomian masyarakat tepak Sari, ucapnya pada media ini, Sabtu di Sintang 4/6/2022.
Dari informasi tersebut, tim awak media berencana akan menelusuri dan melakukan konfirmasi ke berbagai pihak terkait apa penyebab mangkraknya Jembatan Gantung Sungai Tempunak tersebut.
// red. Tim.
Previous
« Prev Post
« Prev Post
Next
Next Post »
Next Post »